Fassarar Indonisiyanci - al’Mujamma'a
An fitar da ita daga Ma'aikatar al’amuran Addini ta Indonosia. An sabunta ta ƙarƙashin kulawar Cibiyar fassara ta Ruwad، an bada damar karanta fassarar ta asali dan manufar bayyanar da ra'ayi da daidaitata da kuma ci gaba mai dorewa.
وَيۡلٞ لِّكُلِّ هُمَزَةٖ لُّمَزَةٍ
Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,
ٱلَّذِي جَمَعَ مَالٗا وَعَدَّدَهُۥ
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya[1601],
يَحۡسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخۡلَدَهُۥ
dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya,
كَلَّاۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِي ٱلۡحُطَمَةِ
sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam ῌuṭamah.
وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡحُطَمَةُ
Dan tahukah kamu apa ῌuṭamah itu?
نَارُ ٱللَّهِ ٱلۡمُوقَدَةُ
(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,
ٱلَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى ٱلۡأَفۡـِٔدَةِ
yang (membakar) sampai ke hati.
إِنَّهَا عَلَيۡهِم مُّؤۡصَدَةٞ
Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,
فِي عَمَدٖ مُّمَدَّدَةِۭ
(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
مشاركة عبر