Salin sa Wikang Indonesiyano ng Ministeryo ng mga Kapakanang Panrelihiyon

Pagsasalin ng mga Kahulugan ng Marangal na Qur'an

Inilabas ng Ministeryong Indonesiyo ng mga Kapakanang Pang-Relihiyon. Isinagawa ang pag-unlad nito sa pangangasiwa ng Sentro ng Rowad sa Pagsasalin. Pinapayagan ang pagtingin sa orihinal na salin sa layuning magpahayag ng pananaw at pagsusuri para sa patuloy na pag-unlad.

QR Code https://quran.islamcontent.com/tl/indonesian_affairs

أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يُكَذِّبُ بِٱلدِّينِ

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

فَذَٰلِكَ ٱلَّذِي يَدُعُّ ٱلۡيَتِيمَ

Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,

Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,

وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِينِ

dan tidak mengajak memberi makan orang miskin.

dan tidak mengajak memberi makan orang miskin.

فَوَيۡلٞ لِّلۡمُصَلِّينَ

Maka celakalah orang yang salat,

Maka celakalah orang yang salat,

ٱلَّذِينَ هُمۡ عَن صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ

(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,[927]

[927] Orang-orang yang tidak menghargai serta melalaikan pelaksanaan dan waktu-waktu salat.
(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,[927]

ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ

yang berbuat riya,[928]

[928] Riya ialah melakukan perbuatan tidak untuk mencari keridaan Allah, melainkan untuk mencari pujian atau kamasyhuran di masyarakat.
yang berbuat riya,[928]

وَيَمۡنَعُونَ ٱلۡمَاعُونَ

dan enggan (memberikan) bantuan.[929]

[929] Sebagian mufasir mengartikan dengan "enggan membayar zakat".
dan enggan (memberikan) bantuan.[929]