Salin sa Wikang Indonesiyano ng Ministeryo ng mga Kapakanang Panrelihiyon

Pagsasalin ng mga Kahulugan ng Marangal na Qur'an

Inilabas ng Ministeryong Indonesiyo ng mga Kapakanang Pang-Relihiyon. Isinagawa ang pag-unlad nito sa pangangasiwa ng Sentro ng Rowad sa Pagsasalin. Pinapayagan ang pagtingin sa orihinal na salin sa layuning magpahayag ng pananaw at pagsusuri para sa patuloy na pag-unlad.

QR Code https://quran.islamcontent.com/tl/indonesian_affairs

وَٱلضُّحَىٰ

Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalan).

Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalan).

وَٱلَّيۡلِ إِذَا سَجَىٰ

Dan demi malam apabila telah sunyi.

Dan demi malam apabila telah sunyi.

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ

Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu.[910]

[910] Ketika turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- terhenti untuk sementara waktu, orang-orang musyrik berkata, "Tuhannya (Muhammad) telah meninggalkannya dan benci kepadanya." Maka turunlah ayat ini untuk membantah perkataan orang-orang musyrik.
Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu.[910]

وَلَلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لَّكَ مِنَ ٱلۡأُولَىٰ

Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.[911]

[911] Akhir perjuangan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- itu akan menjumpai kemenangan-kemenangan, sedang permulaannya penuh dengan kesulitan-kesulitan. Ada pula sebagian mufasir yang mengartikan ākhiratu dengan "kehidupan akhirat" beserta segala kesenangannya dan ūlā dengan arti "kehidupan dunia".
Dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan.[911]

وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيكَ رَبُّكَ فَتَرۡضَىٰٓ

Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

أَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيمٗا فَـَٔاوَىٰ

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu).

Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu).

وَوَجَدَكَ ضَآلّٗا فَهَدَىٰ

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung,[912] lalu Dia memberikan petunjuk.

[912] Kebingungan untuk mendapatkan kebenaran yang tidak bisa dicapai oleh akal. Lalu Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung,[912] lalu Dia memberikan petunjuk.

وَوَجَدَكَ عَآئِلٗا فَأَغۡنَىٰ

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

فَأَمَّا ٱلۡيَتِيمَ فَلَا تَقۡهَرۡ

Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنۡهَرۡ

Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik(nya).

Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik(nya).

وَأَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ

Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).

Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).