Header Include

Indonesian Translation - King Fahd Complex

Translation of the Quran meanings into Indonesian by approved Committee by Indonesian Ministry of Islamic Affairs. Corrected by supervision of Rowwad Translation Center. The original translation is available for suggestions, continuous evaluation and development.

QR Code https://quran.islamcontent.com/id/indonesian_complex

لَآ أُقۡسِمُ بِيَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ

Aku bersumpah demi hari kiamat,

Aku bersumpah demi hari kiamat,

وَلَآ أُقۡسِمُ بِٱلنَّفۡسِ ٱللَّوَّامَةِ

dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)1531.

1531. Maksudnya bila ia berbuat kebaikan, ia juga menyesal kenapa ia tidak berbuat lebih banyak, apalagi kalau ia berbuat kejahatan.
dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)1531.

أَيَحۡسَبُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَلَّن نَّجۡمَعَ عِظَامَهُۥ

Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

بَلَىٰ قَٰدِرِينَ عَلَىٰٓ أَن نُّسَوِّيَ بَنَانَهُۥ

Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

بَلۡ يُرِيدُ ٱلۡإِنسَٰنُ لِيَفۡجُرَ أَمَامَهُۥ

Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

يَسۡـَٔلُ أَيَّانَ يَوۡمُ ٱلۡقِيَٰمَةِ

Ia bertanya, "Bilakah hari kiamat itu?"

Ia bertanya, "Bilakah hari kiamat itu?"

فَإِذَا بَرِقَ ٱلۡبَصَرُ

Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

وَخَسَفَ ٱلۡقَمَرُ

dan apabila bulan telah hilang cahayanya,

dan apabila bulan telah hilang cahayanya,

وَجُمِعَ ٱلشَّمۡسُ وَٱلۡقَمَرُ

dan matahari dan bulan dikumpulkan,

dan matahari dan bulan dikumpulkan,

يَقُولُ ٱلۡإِنسَٰنُ يَوۡمَئِذٍ أَيۡنَ ٱلۡمَفَرُّ

pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?"

pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?"

كَلَّا لَا وَزَرَ

sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!

sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!

إِلَىٰ رَبِّكَ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡمُسۡتَقَرُّ

Hanya kepada Tuhan-mu sajalah pada hari itu tempat kembali.

Hanya kepada Tuhan-mu sajalah pada hari itu tempat kembali.

يُنَبَّؤُاْ ٱلۡإِنسَٰنُ يَوۡمَئِذِۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.

بَلِ ٱلۡإِنسَٰنُ عَلَىٰ نَفۡسِهِۦ بَصِيرَةٞ

Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri1532,

1532. Maksudnya ayat ini ialah bahwa anggota-anggota badan manusia menjadi saksi terhadap pekerjaan yang telah mereka lakukan seperti tersebut dalam surah An-Nūr ayat 24.
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri1532,

وَلَوۡ أَلۡقَىٰ مَعَاذِيرَهُۥ

meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

لَا تُحَرِّكۡ بِهِۦ لِسَانَكَ لِتَعۡجَلَ بِهِۦٓ

Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur`ān karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya1533.

1533. Lihat catatan kaki nomor 947.
Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur`ān karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya1533.

إِنَّ عَلَيۡنَا جَمۡعَهُۥ وَقُرۡءَانَهُۥ

Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

فَإِذَا قَرَأۡنَٰهُ فَٱتَّبِعۡ قُرۡءَانَهُۥ

Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

ثُمَّ إِنَّ عَلَيۡنَا بَيَانَهُۥ

Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya.

Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya.

كَلَّا بَلۡ تُحِبُّونَ ٱلۡعَاجِلَةَ

Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,

Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,

وَتَذَرُونَ ٱلۡأٓخِرَةَ

dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.

dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.

وُجُوهٞ يَوۡمَئِذٖ نَّاضِرَةٌ

Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٞ

Kepada Tuhan-nyalah mereka melihat.

Kepada Tuhan-nyalah mereka melihat.

وَوُجُوهٞ يَوۡمَئِذِۭ بَاسِرَةٞ

Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

تَظُنُّ أَن يُفۡعَلَ بِهَا فَاقِرَةٞ

mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.

mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.

كَلَّآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلتَّرَاقِيَ

Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,

Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,

وَقِيلَ مَنۡۜ رَاقٖ

dan dikatakan (kepadanya), "Siapakah yang dapat menyembuhkan?"

dan dikatakan (kepadanya), "Siapakah yang dapat menyembuhkan?"

وَظَنَّ أَنَّهُ ٱلۡفِرَاقُ

Dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

Dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

وَٱلۡتَفَّتِ ٱلسَّاقُ بِٱلسَّاقِ

dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan)1534,

1534. Karena hebatnya penderitaan di saat akan mati dan ketakutan akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat.
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan)1534,

إِلَىٰ رَبِّكَ يَوۡمَئِذٍ ٱلۡمَسَاقُ

kepada Tuhan-mulah pada hari itu kamu dihalau.

kepada Tuhan-mulah pada hari itu kamu dihalau.

فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ

Dan ia tidak mau membenarkan (rasul dan Al-Qur`ān) dan tidak mau mengerjakan salat,

Dan ia tidak mau membenarkan (rasul dan Al-Qur`ān) dan tidak mau mengerjakan salat,

وَلَٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

tetapi ia mendustakan (rasul) dan berpaling (dari kebenaran),

tetapi ia mendustakan (rasul) dan berpaling (dari kebenaran),

ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰٓ أَهۡلِهِۦ يَتَمَطَّىٰٓ

kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).

kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).

أَوۡلَىٰ لَكَ فَأَوۡلَىٰ

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,

ثُمَّ أَوۡلَىٰ لَكَ فَأَوۡلَىٰٓ

kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu1535.

1535. Kutukan terhadap orang kafir ini diulang-ulang sampai empat kali: pertama di saat ia akan mati, kedua ketika ia dalam kubur, ketiga pada waktu hari berbangkit, dan keempat dalam neraka jahanam.
kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu1535.

أَيَحۡسَبُ ٱلۡإِنسَٰنُ أَن يُتۡرَكَ سُدًى

Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?

Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?

أَلَمۡ يَكُ نُطۡفَةٗ مِّن مَّنِيّٖ يُمۡنَىٰ

Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

ثُمَّ كَانَ عَلَقَةٗ فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ

kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

فَجَعَلَ مِنۡهُ ٱلزَّوۡجَيۡنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلۡأُنثَىٰٓ

lalu Allah menjadikan darinya sepasang, laki-laki dan perempuan.

lalu Allah menjadikan darinya sepasang, laki-laki dan perempuan.

أَلَيۡسَ ذَٰلِكَ بِقَٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يُحۡـِۧيَ ٱلۡمَوۡتَىٰ

Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?

Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?
Footer Include