Fassarar Indonisiyanci - al’Mujamma'a
An fitar da ita daga Ma'aikatar al’amuran Addini ta Indonosia. An sabunta ta ƙarƙashin kulawar Cibiyar fassara ta Ruwad، an bada damar karanta fassarar ta asali dan manufar bayyanar da ra'ayi da daidaitata da kuma ci gaba mai dorewa.
وَٱلضُّحَىٰ
Demi waktu matahari sepenggalahan naik,
وَٱلَّيۡلِ إِذَا سَجَىٰ
dan demi malam apabila telah sunyi,
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
Tuhan-mu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu[1582],
وَلَلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ لَّكَ مِنَ ٱلۡأُولَىٰ
dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan[1583].
وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيكَ رَبُّكَ فَتَرۡضَىٰٓ
Dan kelak Tuhan-mu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.
أَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيمٗا فَـَٔاوَىٰ
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu.
وَوَجَدَكَ ضَآلّٗا فَهَدَىٰ
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung[1584], lalu Dia memberikan petunjuk.
وَوَجَدَكَ عَآئِلٗا فَأَغۡنَىٰ
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
فَأَمَّا ٱلۡيَتِيمَ فَلَا تَقۡهَرۡ
Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنۡهَرۡ
Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.
وَأَمَّا بِنِعۡمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثۡ
Dan terhadap nikmat Tuhan-mu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).
مشاركة عبر