Fassarar Indonisiyanci - al’Mujamma'a
An fitar da ita daga Ma'aikatar al’amuran Addini ta Indonosia. An sabunta ta ƙarƙashin kulawar Cibiyar fassara ta Ruwad، an bada damar karanta fassarar ta asali dan manufar bayyanar da ra'ayi da daidaitata da kuma ci gaba mai dorewa.
ٱقۡرَأۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلَّذِي خَلَقَ
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang menciptakan,
خَلَقَ ٱلۡإِنسَٰنَ مِنۡ عَلَقٍ
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ
Bacalah, dan Tuhan-mulah Yang Maha Pemurah,
ٱلَّذِي عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1590].
عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ
Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
كَلَّآ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَيَطۡغَىٰٓ
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
أَن رَّءَاهُ ٱسۡتَغۡنَىٰٓ
karena dia melihat dirinya serba cukup.
إِنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلرُّجۡعَىٰٓ
Sesungguhnya hanya kepada Tuhan-mulah kembali(mu).
أَرَءَيۡتَ ٱلَّذِي يَنۡهَىٰ
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
عَبۡدًا إِذَا صَلَّىٰٓ
seorang hamba ketika mengerjakan salat[1591],
أَرَءَيۡتَ إِن كَانَ عَلَى ٱلۡهُدَىٰٓ
bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang (yaitu Muhammad) itu berada di atas kebenaran,
أَوۡ أَمَرَ بِٱلتَّقۡوَىٰٓ
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
أَرَءَيۡتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰٓ
Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
أَلَمۡ يَعۡلَم بِأَنَّ ٱللَّهَ يَرَىٰ
Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
كَلَّا لَئِن لَّمۡ يَنتَهِ لَنَسۡفَعَۢا بِٱلنَّاصِيَةِ
Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya[1592],
نَاصِيَةٖ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٖ
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
فَلۡيَدۡعُ نَادِيَهُۥ
Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
سَنَدۡعُ ٱلزَّبَانِيَةَ
kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah[1593],
كَلَّا لَا تُطِعۡهُ وَٱسۡجُدۡۤ وَٱقۡتَرِب۩
sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).
مشاركة عبر