La traduction indonésienne - Complexe [du roi Fahd pour l'impression du noble Coran].
Traduction des sens du Noble Coran
Émanant du ministère des affaires religieuses indonésiennes. Développement achevé sous la supervision du Centre de traduction Rawwâd, avec accès à la traduction originale dans le but de la réception des suggestions des lecteurs, d'évaluation et de développement continu.
وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيۡتُونِ
Demi (buah) tin dan (buah) zaitun[1588],
وَطُورِ سِينِينَ
dan demi bukit Ṭūrsīnā`[1589],
وَهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٱلۡأَمِينِ
dan demi kota (Mekah) ini yang aman,
لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
ثُمَّ رَدَدۡنَٰهُ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ
Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),
إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٖ
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.
فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِٱلدِّينِ
Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?
أَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَحۡكَمِ ٱلۡحَٰكِمِينَ
Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?
share_via